Kulit Rusak Susah Diperbaiki

Kulit bisa mengungkapkan identitas kita. Usia, gaya hidup, atau minat kita bisa terlihat berdasarkan penampakan kulit tangan. Misalnya, seorang pemain gitar umumnya memiliki kulit yang menebal di ujung jari tangan. Atau, seorang yang rajin memakai pelembab tentu kulitnya terasa lebih lembut.

Sumber : GermanManicureSets.com.au

Sebagai bagian indra peraba, kulit akan bereaksi ketika mendapat rangsangan. Hal ini terjadi ketika syaraf sensory nevre fibes pada kulit mengirimkan sinyal tertentu ke otak. Efeknya, kita bisa merasa kepanasan, kedinginan, termasuk merasa nyeri. Bahkan dalam kondisi sangat peka, kulit dapat jelas merasakan “tekanan” yang diberikan sehelai bulu.

Segala kemampuan tersebut membuat kulit menjadi salah satu organ terpenting yang rentan rusak. Repotnya, susah memperbaiki kondisi kulit seperti sebelum kerusakan terjadi. Bekas kerusakan kulit akan tampak nyata dan perlu perawatan rutin jika ingin betul-betul hilang.

Beruntung sel kulit memiliki lapisan yang memungkinkan terjadi pembaharuan. Ada 30.000 sampai 40.000 sel kulit mati lepas dari permukaan setiap beberapa menit setiap harinya. Dalam satu tahun, jumlah sel kulit yang lepas bisa mencapai 4 kilogram.

Tanpa perlindungan yang baik, fungsi perlindungan kulit bisa tidak maksimal. Pastikan kandungan produk perlindungan kulit, seperti pelembab, tidak mengganggu proses pernafasan alami kulit. Oleh sebab itu, penggunaan produk berbahan alami sangat dianjurkan. Kulit yang sehat adalah kulit yang tercukupi nutrisinya luar dan dalam.

 

By | 2017-11-21T09:10:39+00:00 November 21st, 2017|Info|0 Comments

Leave A Comment

%d bloggers like this: